Jumat, 19 November 2010

Teknik Vocal

Posted by Sambudi Sugya Putra 17:40, under | No comments

SENI ADALAH : Ungkapan perasaan seseorang yang dituangkan kedalam kreasi dalam bentuk gerak, rupa, nada, syair, yang mengandung unsur-unsur keindahan, dan dapat mempengaruhi perasaan orang lain. TEKNIK VOCAL adalah : Cara memproduksi suara yang baik dan benar, sehingga suara yang keluar terdengar jelas, indah, merdu, dan nyaring. UNSUR-UNSUR TEKNIK VOCAL : 1. Artikulasi, adalah cara pengucapan kata demi
kata yang baik dan jelas. 2. Pernafasan adalah usaha untuk menghirup udara
sebanyak-banyaknya,
kemudian disimpan, dan
dikeluarkan sedikit demi
sedikit sesuai dengan
keperluan. Pernafasan di bagi tiga jenis, yaitu : Pernafasan Dada: cocok untuk nada- nada rendah, penyanyi mudah lelah. Pernafasan Perut: udara cepat habis, kurang cocok digunakan dalam menyanyi, karena akan cepat lelah. Pernafasan
Diafragma: adalah pernafasan yang paling cocok digunakan untuk menyanyi, karena udara yang digunakan akan mudah diatur pemakaiannya,
mempunyai power dan stabilitas vocal yang baik. 1. Phrasering adalah : aturan pemenggalan
kalimat yang baik dan
benar sehingga mudah
dimengerti dan sesuai
dengan kaidah-kaidah
yang berlaku. 2. Sikap Badan : adalah posisi badan ketika
seseorang sedang nyanyi,
bisa sambil duduk, atau
berdiri, yang penting
saluran pernafasan jangan
sampai terganggu. 3. Resonansi adalah : usaha untuk memperindah suara
dengan mefungsikan
rongga-rongga udara yang
turut bervibrasi/
bergetar disekitar mulut
dan tenggorokan. 4. Vibrato adalah : Usaha untuk memperindah
sebuah lagu dengan cara
memberigelombang/ suara
yang bergetar teratur,
biasanya di terapkan di
setiap akhir sebuah kalimat lagu. 5. Improvisasi adalah usaha memperindah lagu
dengan merubah/
menambah sebagian
melodi lagu dengan
profesional, tanpa
merubah melodi pokoknya. 6. Intonasi adalah tinggi rendahnya suatu nada
yang harus dijangkau
dengan tepat. Syarat-syarat
terbentuknya
Intonasi yang baik : Pendengaran yang
baik Kontrol pernafasan Rasamusical. NADA adalah bunyi yang memiliki getaran teratur tiap
detiknya. SIFAT NADA ADA 4
(EMPAT) : 1. FITCH yaitu ketepatan jangkauan nada. 2. DURASI yaitu lamanya sebuah nada harus
dibunyikan 3. INTENSITAS NADA yaitu keras,lembutnya
nada yang harus
dibunyikan. 4. TIMBRE yaitu warna suara yang berbeda tiap-
tiap orang. AMBITUS SUARA adalah luas wilayah nada yang mampu dijangkau oleh seseorang. Seorang penyanyi professional harus mampu menjangkau nada-nada dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi sesuai dengan kemampuannya. CRESCENDO adalah suara pelan berangsur-angsur
keras. DESCRESCENDO adalah suara keras berangsur-angsur
pelan. STACATO adalah suara dalam bernyanyi yang
terpatah-patah. SUARA MANUSIA
DIBAGI 3 (TIGA) : 1. Suara Wanita
Dewasa ; Sopran (suara tinggi
wanita) Messo Sopran (suara
sedang
wanita) Alto (suara rendah
wanita) 1. Suara Pria Dewasa : Tenor (suara tinggi pria) Bariton (suara sedang pria) Bas (suara rendah pria) 1. Suara Anak-anak : Tinggi Rendah. TANGGA NADA
DIATONIS adalah rangkaian 7 (tujuh) buah
nada dalam satu oktaf yang
mempunyai susunan tinggi
nada yang teratur. Tangga Nada Diatonis
Mayor adalah Tangga Nada yang mempunyai jarak antar
nadanya 1 (satu) dan ½ (setengah). Ciri-ciri tangga nada
Diatonis Mayor : 1. Bersifat riang gembira 2. Bersemangat 3. Biasanya diawali dan
diakhiri dengan nada Do =
C 4. Mempunyai pola interval : 1 , 1 ,. ½, 1 , 1 ,
1, ½ Ciri-ciri Tangga nada
Diatonis Minor : 1. Kurang bersemangat. 2. Bersifat sedih 3. Biasanya diawali dan
diakhiri dengan nada La =
A 4. Mempunyai pola interval : 1 , ½ , 1 , 1 , ½ ,
1 , 1 . Catatan : Teori ini kurang sesuai dengan musik Dangdut
yang banyak berkembang di
Indonesia. Contoh Lagu yang bertangga nada Mayor : Maju Tak Gentar, Indinesia
Raya, Hari merdeka, Halo-
halo Bandung, Indonesia
Jaya, Garuda Pancasila, Mars
Pelajar. Contoh Lagu yang bertangga nada Minor : Syukur, Tuhan, Gugur Bunga. TANGGA NADA
KROMATIS adalah tangga nada yang mempunyai jarak
antar nadanya hanya ½ . Contoh : C – Cis – D – Dis- E – F – Fis – G – Gis – A – Ais – B TANGGA NADA
ENHARMNONIS adalah rangkaian tangga nada yang
mempunyai nama dan letak
yang berbeda, tetapi
mempunyai tinggi nada yang
sama. Contoh : Nada Ais-Bes, Cis-
Des, Gis-As, Dis-Es, Fis-
Ges. APRESIASI yaitu Totalitas kegiatan yang meliputi
penglihatan, pengamatan,
penilaian, dan penghargaan
terhadap suatu karya seni. BIRAMA adalah ketukan tetap yang berulang-ulang
pada sebuah lagu. Contoh
birama : 2/4 , 3/4 , 4/4 , 6/8 PADUAN SUARA adalah Penyajian musik vocal yang
terdiri dri 15 orang atau
lebih yang memadukan
berbagai warna suara
menjadi satu kesatuan yang
utuh dan dapat menampakan jiwa lagu yang dibawakan. JENIS-JENIS PADUAN
SUARA : 1. Paduan Suara UNISONO
yaitu Paduan suara
dengan menggunakan satu
suara. 2. Paduan Suara 2 suara
sejenis, yaitu paduan
suara yang menggunakan
2 suara manusia yang
sejenis, contoh : Suara
sejenis Wanita, Suara sejenis Pria, Suara
sejenis anak-anak. 3. Paduan Suara 3 sejenis S
– S – A, yaitu paduan suara sejenis dengan
menggunakan suara
Sopran 1, Sopran 2, dan
Alto. 4. Paduan Suara 3 suara
Campuran S – A – B, yaitu paduan suara yang
menggiunakan 3 suara
campuran , contoh :
Sopran, Alto Bass. 5. Paduan suara 3 sejenis
T- T – B, yaitu paduan suara 3 suara sejenis pria
dengan suara Tenor 1,
Tenor 2, Bass. 6. Paduan Suara 4 suara
Campuran, yaitu paduan
suara yang mengguanakan
suara campuran pria dan
wanita, dengan suara S – A – T – B. Sopran, Alto, Tenor, Bass. DIRIGEN / CONDUCTOR adalah orang yang memimpin
Paduan Suara. Syarat-syarat seorang
Dirigen/ Conductor yang
baik : 1. memiliki sifat
kepemimpinan 2. memiliki ketahanan
jasmani yang tangguh 3. sebaiknya sehat jasmani
dan rohani 4. simpatik 5. menguasai cara latihan
yang efektif 6. memiliki daya imajinasi
yang baik 7. memiliki pengetahuan,
keterampilan, dan
kemampuan bermain
musik. TANDA DINAMIK adalah tanda utuk menyatakan
keras, lembutnya sebuah lagu
yang dinyanyikan. Contoh-
contoh Tanda Dinamik : 1. f : forte = keras 2. ff : fortissimo = sangat keras 3. fff : fortissimo assai = sekeras mungkin 4. mf : mezzo forte = setemgah keras 5. fp : forte piano = mulai dengan keras dan
diikuti lembut 6. p : piano = lembut 7. pp : pianissimo = sangat lembut 8. ppp : pianissimo possibile = selembut mungkin 9. mp : mezzo piano = setengah lembut PERUBAHAN TANDA
DINAMIKA : - Diminuendo (dim) : melembut - Perdendosi : melembut sampai hilang - Smorzzande : sedikit demi sedikit hilang - Calando : mengurangi keras - Poco a poco : sedikit demi sedikit / lambat laun - Cresscendo : berangsur- angsur keras - Decrsescendo : berangsur-angsur lembut TANDA TEMPO adalah tanda yang diguakan untuk
menunjukan cepat atau
lambatnya sebuah lagu yang
harus dinyanyikan. A.TANDA TEMPO
CEPAT : 1. Allegro : cepat 2. Allegratto : agak cepat 3. Allegrissimo : lebih cepat 4. Presto : cepat sekali 5. Presstissimo : secepat-
cepatnya 6. Vivase : cepat dan girang B. TANDA TEMPO
SEDANG : 1. Moderato : sedang 2. Allegro moderato :
cepatnya sedang 3. Andante : perlahan-lahan 4. Andantino : kurang cepat C. TANDA TEMPO
LAMBAT : 1. Largo : lambat 2. Largissimo : lebih lambat 3. Largeto : agak lambat 4. Adagio : sangat lambat
penuh perasaan 5. Grave : sangat lambat
sedih 6. Lento : sangat lambat
berhubung-hubungan. PERMATA / CORONA adalah tanda untuk
menambah hitungan menurut
selera. disadur dari: http:// cepspenza.blogspotcom/2007/06/
seni-adalah-ungkapan-
perasaan-seseorang.html

0 komentar:

Posting Komentar